DISELA KUNJUNGAN KERJA DITEMANI ATTA HALILINTAR, SANDIAGA UNO ME-LAUNCHING MAKASSAR JAZZ FESTIVAL

21, Jun 2021


Deskripsi :

Makassar Jazz Festival ke-12 tahun ini menjadi titik tolak kebangkitan musik jazz di Makassar. Setelah satu dekade lebih penyelenggaraannya tertatih-tatih, akhirnya di bawah kepemimpinan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Makassar Jazz Festival bangkit kembali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendukung penuh kegiatan seni dan budaya Makassar International Eight Festival and Forum atau F8. Program wisata yang pernah menjadi agenda tahunan di Kota Makassar.

"F8 bagus dan kita dukung. Event yang dirancang seperti F8 maupun Makassar Jazz Festival sebagai contoh dalam menggeliatkan roda penyelenggaraan event yang membuka peluang kerja," ujar Sandiaga Uno di Makassar, Kamis 17 Juni 2021.

Menyadari pentingnya Makassar Jazz Festival sebagai bagian dari potensi pariwisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membuka kembali hajatan musik kebanggaan kota Makassar. Di atas kapal Phinisi, Sandiaga Uno ditemani YouTuber Atta Halilintar.

Biasanya penyelenggaraan festival jazz yang dikenal dengan nama Makassar Jazz Festival diselenggarakan di Fort Rotterdam, tetapi kali ini penyelenggaraannya berada di atas kapal Phinisi.

"Ini memberikan sensasi unik dan berbeda dengan memadukan genre musik dunia dengan kearifan lokal berupa warisan budaya," Sandiaga Uno menambahkan.

Kapal Phinisi ini sudah dikenal masyarakat sebagai kapal tradisional terbesar. Kapal ini dibuat oleh suku Konjo yang merupakan bagian dari sub-etnis Makassar yang sebagian besar penduduk di Kabupaten Bulukumba. 

Keunikan seni rancang bangun dan teknologi tradisional yang ada di kapal Phinisi membuat Unesco menetapkan sebagai Karya Agung Warisan Manusia pada 7 Desember 2017 lalu. Kapal Phinisi adalah kapal tradisional terbesar suku Makassar, dan juga merupakan kapal tradisional terbesar di Indonesia. 

Lebih lanjut dijelaskan Sandiaga Uno, Makassar Jazz Festival yang akan digelar dengan konsep hibrid itu disebutkannya menjadi bukti hadirnya pemerintah di tengah keterbatasan imbas pandemi Covid-19.

Makassar Jazz Festival pun katanya merupakan bentuk kebijakan berpihak terhadap masyarakat, khususnya pelaku seni dan budaya di masa pandemi Covid-19 saat ini.  

Walau begitu, Sandiaga Uno berharap agar pelaksanaan Makassar Jazz Festival dapat digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Dengan demikian, langkah pemulihan sektor parekraf dapat berjalan beriringan dengan penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya Makassar dan Sulawesi Selatan.